Antara Satu dan Keduanya

Saat kita berdoa pastinya akan banyak sekali yang kita sampaikan kepada Allah tapi ada juga orang yang fokus dengan doa yang satu, tidak yang lain hanya itu saja. Sebelum doa itu dikabulkan maka dia tidak akan berganti ke doa yang lain.

Yang seperti ini boleh saja, tetapi ada baiknya ditambah dengan doa-doa yang lainnya. Karena sejatinya doa itu pasti akan dikabulkan oleh Allah, namun kita saja yang tidak tahu kapan doa itu dikabulkan. Bisa saja doa yang kita panjatkan akan dikabulkan sekarang (baca: di dunia) atau nanti (baca: di akhirat).

Kita sebagai manusia biasa yang penuh dengan dosa ini, hanya bisa berharap dan terus berdoa dan percaya bahwa Allah akan menunjukkan “JALAN” yang terbaik untuk kita. Karena sesungguhnya Allah itu maha mengetahui keadaan hambanya seperti apa.

Karena yang baik menurut kita, belum tentu baik menurut Allah, dan belum tentu buruk menurut kita, belum tentu buruk menurut Allah. Tugas kita hanya berdoa, berikhtiar, perbaiki sholat, banyak sedekah, banyak tobat, dan jangan lupa berbakti kepada kedua orang tua.

Hanya itu, jika memang dihati ada perkara-perkara yang berat bawalah semua itu di atas sejadahmu, tumpahkan semua resah dan gelisahmu kepada-Nya. Jangan cerita kepada manusia walaupun bisa melegakkan hati, namun curhat dengan Allah akan membawa hati dalam keadaan damai nan indah.

Jika ada pilihan mohonlah kepada-Nya agar diberikan jalan yang terbaik, karena yang dapat memberikan jalan yang baik hanya Allah SWT semata. So, what i can do it now? Berdoa’lah dan bermimpi. Bawalah semua impian dan harapan itu kepada-Nya.

Insyaa Allah akan ada tempat dimana kamu akan merasa tenang, damai dan bahagia setelah bercerita kepadanya. Maka berdoalah. 🙂

***

Leave a Comment