Pergi Mandi

Pagi yang indah, mungkin tidak semua orang dapat melalui nya dengan baik tau kenapa ? Karena masih ada anak-anak yang baru bangun di siang hari. Bukan karena tak tahu jam tidur tapi memang pasrah dengan keadaan yang memang membuat mereka harus terjaga di sepertiga malam, bukan menunaikan hal yang “sunnah” tapi ketidak bermanfaatan.

Padahal mereka tahu bahwa itu bukan hal yang bermanfaat, ya begitulah anak muda. Tau, tapi tidak mentaati, sudah tahu tidur malam tidak baik eh, malah dilakukan. Bablasnya mungkin sampai pagi hari, dan tertidur pulas hingga siang hari. Mandi nya kapan ? Setelah ia ingin, dan ada yang mengajak jalan.

Aneh rasanya, dengan kehidupan yang begitu tapi mereka ini tetap melakukan, sudah tau salah tapi apadaya “aku tak kuasa”. Jika kita sedikit merenung bukan tak mungkin ada celah untuk memperbaiki diri, walaupun itu berat tapi semua akan indah jika kita bisa melewatinya dengan baik dan caranya benar.

Kata guruku, orang-orang yang baik itu lahir dari kebiasaan yang baik pula serta caranya yang benar, gimana agar berjalan dengan baik ? Coba sholat tepat waktu, perbaiki hal-hal yang kecil, tidur tepat waktu, baca doa, dan lain-lain.

Hal-hal yang semacam ini mungkin akan lebih bermanfaat jika kita berkaca pada diri kita sendiri bukan untuk men-judge orang lain. Merefleksikan diri untuk kebaikan diri sendiri, karena dengan mengingat akan kesalahan-kesalahan yang kita perbuat akan membuat diri kita siap untuk menghadapi kehidupan yang terbentang luas ini.

Kebahagian akan terus menghampiri apabila kita, kamu, anda, dapat mengikhlaskan hal-hal yang membuat kecewa, gunda gulana, sakit hati, dan bersikaplah untuk pergi mandi.

“Jika sudah mandi maka, fikiran yang ada dikepala akan turun seiring turun air dari atas hingga ke kaki dan akhirnya pergi ke tanah”.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.